Lambang Kodim 0618/BS Kota Bandung

Lambang Kodim 0618/BS Kota Bandung

Friday, March 15, 2019

Kegiatan Pengarahan

Giat Pengarahan Asintel Kasdam III /Siliwangi Dan Dir Intel Polda Jabar

Bertempat Di Gedung Graha Bhayangkari Jalan Cicendo Kota Bandung telah Berlangsung Giat Arahan Assintel Kasdam III /slw dan Dir Intel Polda Jabar Kepada Babinsa serta BhabinKamtibmas Kota Bandung, Rabu (14/03/19).
Kegiatan ini di ikuti 300 Orang peserta diantaranya Para Danramil, Para Kapolsek, para Babinsa dan para Bhabinkamtibmas Kota Bandung.
Penanggung Jawab Acara Kasat Bimas Polrestabes Bandung 
Giat dilaksanakan Dalam Rangka mewujudkan Situasi Kamtibmas Aman Damai dan Sejuk Menjelang Pemilu 2019.

Selain itu dihadiri
Asintel Kasdam III/slw Kol Inf Bayu Sudarmanto, Dir Intel Polda Jabar Kombes Pol Arif Rahman, 
Dandim 0618/BS Letkol Inf Heri Subagyo, SIP, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema.

Rangkaian kegiatan pengarahan Asintel Kasdam III/Siliwangi dan Dir Intel Polda Jabari di awake dengan
Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Sambutan Dandim 0618/BS , dalam sambutannya Letkol Inf Heri Subagyo, SIP, mengatakan Kesempatan kali ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa TNI Polri solid dan siap membantu memberikan keamanan di masyarakat, Kita akan memberikan rasa nyaman dengan melakukan kegiatan patroli bersama, Kita akan bersama-sama melakukan pengamanan untuk mensukseskan Pemilu 2019, tutur Dandim.

Pengarahan Asintel Kasdam III/Slw Kol Inf Bayu Sudarmanto, mengatakan Netralitas TNI artinya tidak berpihak, tidak mempengaruhi, tidak membantu, tidak berat sebelah, dan tidak terlibat. Tindakan para Babinsa dalam upaya wujudkan netralitas TNI tidak berada di tempat TPS pada saat pelaksanaan pemilihan, dilarang menyimpan atau menggunakan atribut atau seragam yang dapat menimbulkan persepsi yang menganggap keberpihakan salah satu pihak, tidak melakukan kegiatan berupa komentar, berdiskusi, menilai salah satu calon yang dapat menggambarkan keterlibatan dalam salah satu calon, tutur AsIntel Kasdam.
TNI Polri harus bersinergitas dalam melaksanakan tugas, seperti dalam pelaksanaan pemgamanan pemilu. Disamping itu AsIntel Kasdam, menekankan kepada peserta Jaga nama baik dan netralitas TNI dalam setiap melaksanakan tugas, Pedomani buku saku TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, dan Tingkatkan soliditas TNI Polri dalam setiap pelaksanaan tugas untuk mensukseskan pemilu 2019, pungkas AsIntel Kasdam III/Siliwangi.
Dalam sambutannya Dir Intel Polda Jabar Kombes Pol Arif Rahman, mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi situasi menjelang pemilu, untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif dan sejuk dalam pemilu 2019.Kita ini adalah Garda terdepan NKRI, namun banyak pihak yang menginginkan kita terpecah karena jika kita TNI Polri pecah maka akan sangat mudah ancaman ancaman yang masuk ke dalam NKRI, tutur Dir Intel Polda Jabar.
Saya akan memberikan wawasan terkait perkembangan di dunia internasional yang saat ini makin gencar mengancam keutuhan NKRI, bahwasanya saat ini kita sedang mengalami era Globalisasi dan sudah banyak contoh yang telah terjadi diluar Negeri seperti banyak nya Perang Saudara di berbagai Negera. Kita Harus Bersyukur kita Hidup di Indonesia yang Notabane nya terdiri dari berbagai macam suku namun bisa hidup rukun dan berpegang teguh dalam satu Kesatuan.
Yang perlu kita Pedomani dalam Era Globalisasi ini adalah banyak nya Faham faham Radikal kini sudah menyebar diseluruh Dunia, seperti contoh ISIS, dan tidak menutup kemungkinan Faham tersebut masuk ke Indonesia. Ancaman kedepan untuk Indonesia adalah ancaman Perang Militer dan Non Militer, salah satu nya adalah Terorisme, Cyber Crime, dan Penyelundupan Narkoba, dan semua itu dapat merusak Generasi Muda kita.
Dalam Negara Kita sudah ada Faham faham Khilafah yang masuk di Indonesia seperti HTI, sekalipun Organisasi nya sudah di Bubarkan Namun Orang orang nya masih ada dan itu yang harus kita Waspadai karena tidak menutup kemungkinan mereka berafiliasi kedalam salah satu Parpol. 
Sekarang kita sudah memasuki tahap kampanye dan pada tanggal 24 Maret nanti akan memasuki rapat Umum untuk pengerahan Massa besar besaran dan itu perlu kita waspadai bersama, dan tidak menutup kemungkinan adanya benturan dari kedua belah pihak massa pendukung, ujarnya

Rekan rekan Babinkamtibmas dan Babinsa diharapkan dspat meningkatkan deteksi dini dan cegah dini diwilayah, karena apabila permasalahan yang di wilayah tidak terselesaikan pasti akan berlanjut dan naik keatas. Jaga Kekompakan dan Soliditas, kita tidak mungkin dapat menyelesaikan masalah kalau kita sendiri bermasalah,pungkas Dir Intel Polda Jabar.




(Purwadhi/Gungun/Rs/Edi-Pendim 0618-BS).

Sosialisasi Netralitas TNI

Kodim 0618/BS Sosialisasi Gelar Giat Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pileg/Pilpres TA. 2019

Bertempat di Aula Citra Bhakti Makodim 0618/BS telah dilaksanakan Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pileg dan Pilpres TA. 2019.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0618/BS Letkol.Inf.M.Herry Subagyo, SIP, Kasdim 0618/BS, Para Pasi, Para Danramil, Para Babinsa dan Para Anggota Kodim 0618/BS.
Dalam sambutannya Dandim 0618/BS Letkol Inf M.Hery Su bagyo SIP pertama puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT ,Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas segala limpahan rahmat dan barokah Nya pada saat ini kita sekalian masih diperkenankan untuk hadir di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/BS ini untuk mengikuti Sosialisasi Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pileg / Pilpres tahun 2019 dengan sehat dan selamat.

Sosialisasi pembinaan netralitas TNI yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar bersikap netral dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Mengingat begitu pentingnya sikap netralitas TNI bagi soliditas satuan dan pembangunan profesionalisme TNI, maka dalam Pelaksanaan Pileg/Pilpres setiap prajurit wajib menunjukkan sikap yang tidak memihak dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu kontestan peserta Pileg/Pilpres.
"Hal tersebut merupakan komitmen TNI, sesuai dengan amanah reformasi internal TNI dalam Undang-undang nomor :34 tahun 2004," tutur Dandim.
Sebagaimana kita ketahui bahwa tahun 2019 merupakan tahun politik bagi Bangsa Indonesia. Tahun ini akan dilaksanakan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota diseluruh wilayah indonesia.

Terkait dengan hal tersebut saya mengingatkan kepada seluruh prajurit agar tetap berpegang teguh terhadap Netralitas TNI dan hanya ikut membantu dalam menjamin pelaksanaan Pileg/Pilpres berjalan aman, damai dan lancar. Hal ini harus benar-banar diaplikasikan dalam pelaksanaan Pileg/Pilpres tahun 2019 ini.

Konsekuensi logisnya, TNI dituntut untuk tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Salah satu aktualisasinya TNI harus bersikap netral dalam setiap kegiatan Pesta Demokrasi (Pemilu). Bersikap netral dalam kehidupan politik, diartikan berdiri sama jarak dan tidak memihak serta tidak terpengaruh oleh tarikan partai politik untuk ikut memperjuangkan kepentingannya. Sementara tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis diartikan tidak terlibat dalam kegiatan dukung mendukung untuk kepentingan sesaat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pangdam III/SLW Menyampaikan kebijakan pimpinan TNI yang perlu disikapi dan untuk dijadikan pedoman penting oleh Prajurit TNI terkait dengan Pelaksanaan Pileg/Pilpres tahun 2019. Seiring dengan peran, fungsi dan tugas TNI seperti yang tercantum dalam UU TNI No 34 tahun 2004 Pasal 5 disebutkan bahwa, "TNI BERPERAN SEBAGAI ALAT NEGARA DIBIDANG PERTAHANAN YANG DALAM MENJALANKAN TUGASNYA BERDASARKAN KEBIJAKAN DAN KEPUTUSAN POLITIK NEGARA".

Pertama,TNI bertekad mengamankan setiap tahapan pelaksanaan pemilu yang akan datang sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kapada Polri.

Kedua, Anggota TNI akan tetap menjaga netralitas, dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kandidat , parpol atau kontestan dalam pelaksanaan pemilu.

Ketiga, Satuan maupun Perorangan tidak dibenarkan untuk memberikan fasilitas dinas dan dukungan apapun kepada perorangan maupun salah satu kontestan pada seluruh rangkaian kegiatan pemilu.
Keempat, setiap anggota TNI yang masih aktif tidak diperkenankan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu.
Kelima, bagi anggota PNS TNI dan anggota keluarga TNI dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihannya masing-masing, ujar Dandim. 

Demikianlah beberapa yang dapat saya sampaikan, dan saya berharap sosialisasi ini bisa meneguhkan sikap setiap prajurit agar tetap disiplin dan netral pada Pileg/Pilpres , baik prajurit yang hadir disini, maupun prajurit yang sedang Dinas , semoga Allah SWT Senantiasa meridhoi usaha kita bersama.sekian terima kasih, pungkas Dandim 0618/BS.




(Purwadhi/Gungun/GR/Edi-Pendim 0618-BS)

Thursday, March 14, 2019

Dandim 0618/BS Menghadiri Musrembang Kota Bandung

Damdim 0618/BS Letkol Inf M. Herry Subagyo menghadiri pembukaan Musrembang yang diadakan di Hotel Horison yang dihadiri oleh Walikota Bandung Bpk. Oded M Danial sekaligus membuka acara Musrembang tersebut. Acara Musrembang ini agar dapat menjunjung tinggi komitmen untuk senantiasa melakukan kolaborasi dan mengedepankan satuan gerak langkah dan menyelesaikan permasalahan di Kota Bandung secara bersama - sama.

Sehingga kita berharap output akhir perencanaan pembangunan tahunan berupa RKBD tahun anggaran 2020 yang akan datang benar - benar aspiratif, partisipatif dan komudatif sebagaimana harapan seluruh masyarakat Kota Bandung. Acara tersebut di hadiri oleh para pimpinan masing - masing daerah Kota Bandung dan dihadiri sekitar 300 orang.




Wednesday, March 13, 2019

Kodim 0618/ BS " Peningkatan Komsos "

 Dandim 0618/BS Letkol Inf M. Herry Subagyo membuka acara " Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial " di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/BS acara ini diadakan agar para anggota mengerti tentang pentingnya suatu kemampuan dan komunikasi sosial ini.

  Dalam sambutannya Dandim 0618/BS mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan karunianya kita dapat bersama - sama melaksanakan suatu program yang bertujuan agar mempunyai kemampuan supaya dapat memberikan pemahaman kepada setiap komponen Bangsa dalam melaksanakan tugas Teritorial.

  Perlu diketahui bersama bahwa tugas pokok TNI AD sebagai bagian itegral dalam menegakan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap Bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan. Selain dari itu TNI AD dalam melakukan pembinaan Teritorial melalui komunikasi sosial, metode tersebut diselenggarakan dalam rangka memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi kepada segenap komponen Bangsa sehingga terwujudnya kemanunggalan TNI - Rakyat.
  
  Saat ini Bangsa kita menghadapi berbagai persoalan baik yang bersifat internal maupin eksternal seperti sendi - sendi kehidupan internal kebangsaan dengan munculnya berbagai gangguan keamanan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab, lunturnya semangat kebangsaan dan melemahnya persatuan dan kesatuan Bangsa merupakan masalah yang perlu menjadi prioritas serta perhatian kita semua.

  Hal tersebut tentunya menjadi tugas anggota kewilayahan (Babinsa) yang merupakan garda terdepan yang berhubungan langsung dengan para komponen Masyarakat dan agar selalu meningkatkan kemampuan Komsos.

  Mengakhiri amanat, saya mengingatkan dan memerintahkan kepada seluruh peserta agar selalu menjaga netralitas kita sebagai TNI hindari pelanggaran sekecil apapun yang berkaitan tentang pemilu.




Tuesday, March 5, 2019

    Dandim 0618/BS Letkol Inf M.Herry Subagyo membuka gelar pertemuan gabungan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/BS. kegiatan tersebut merupakan kegiatan rapat gabungan anggota Persit Kartika Chandra Kirana 0618/BS yang diselenggatakan secara rutin dalam kegiatan ini Dandim memperkenalkan diri bersama istri sebagai pejabat baru dan bersama - sama anggota agar dapat berinteraksi serta mempererat tali silaturahmi.
    Dandim 0618/BS juga mengatakan komitmennya untuk selalu mencoba memimpin anggotanya dengan gembira karena gembira bisa bisa melahirkan kebersamaan dalam tugas serta beliau juga sangat senang dengan bertugas ke Kodim 0618/BS ini.
      Ada yang beda dari acara gabungan tersebut yang dimana anggota Kodim 0618/BS memberikan kejutan Kue Ulang Tahun untuk Komandan Kodim 0618/BS yang merupakan hari ulang tahun ke - 44 acara tersebut di selingi dengan berbagai hiburan permainan. Dandim 0618/BS mengucapkan terima kasih atas kejutan tersebut dan tidak lupa beliau berpesan kepada seluruh anggota agar selalu menjaga Netralitas TNI dan jangan diragukan lagi.







Sunday, November 27, 2016

Dandim 0618/BS Kolonel Inf Sugiyono : Jangan mudah terhasut dan terprovokasi yang hanya akan memecah belah bangsa

Dandim 0618 /BS Kolonel Inf Sugiyono menjadi Narasumber pada kegiatan Anev tahunan dan pergelaran Brigadir RW Polrestabes Bandung dalam rangka kebhinekaan cinta damai  NKRI dan menciptakan situasi kamtibmas Kota Bandung yang kondusif. Dalam paparannya Dandim menyampaikan, " Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia, keutuhan NKRI harus sama sama Kita jaga, jangan mudah terhasut dan terprovokasi yang hanya akan memecah belah bangsa, kita harus lebih peka setiap mendengar atau melihat permasalahan bangsa ini, ada pihak pihak asing yg ingin memecah belah bangsa kita, pelangi mengajarkan kepada kita  akan indahnya perbedaan dan Sapu lidi mengingatkan Kita tentang Kuatnya persatuan, " Ucap Dandim. Selain Dandim, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kapolrestabes Bandung dan Ketua MUI Jabar juga memberikan paparannya pada kegiatan tersebut. Kegiatan di ikuti ribuan peserta dari unsur TNI, Polri dan Pemkot yakni  Danramil, Kapolsek, Kanit, Camat, Babhinkamtibmas, Babinsa, Lurah dan Ketua RW se- wilayah Kota Bandung berlangsung di  Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jalan setiabudi kota Bandung. Kegiatan berlangsung aman dan tertib. ( Gun Tim Kreatif )

Dandim 0618/BS Kolonel Inf Sugiyono : Jangan mudah terhasut dan terprovokasi yang hanya akan memecah belah bangsa

Dandim 0618/BS Pimpin Rakor Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) 2016 Kota Bandung

Hari Aids Sedunia jatuh pada tanggal 1 Desember, HAS selalu di peringati oleh setiap negara di seluruh dunia, peringatan ini untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah Aids diseluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran Virus HIV, berkaitan dengan hal tersebut Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Bandung dan Kodim 0618/BS akan mengadakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia dan Kamis (24/11) bertempat di ruang data diadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Dandim 0618/BS selaku Ketua penyelenggara. Tujuan peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) Kota Bandung yakni : Memberikan pengetahuan dan Informasi tentang penanggulangan Hiv Aids, Membangun kepedulian masyarakat terhadap program penanggulangan Hiv Aids, Mengajak peran serta masyarakat dan TNI dalam mengurangi penularan Hiv Aids. Sedangkan Tema kegiatannya " Mari berubah, masa depan gemilang tanpa penularan Hiv Aids menuju Bandung Juara ". Rangkaian kegiatan dalam peringatan tersebut diantaranya: Pembuatan Film dokumenter peringatan HAS 2016, Penyuluhan tiap Koramil dikota Bandung, Edukasi Hiv Aids bagi remaja melalui Outbound bersama TNI, Lomba Poster, Jambore warga peduli Aids (WPA), Kompetensi Dance Srikandi Pasundan, Solidarity Run, Hiburan dari perwakilan sekolah dan Pameran Poster. Kegiatan puncak akan dilaksanakan pada hari minggu 4 desember bertempat di plaza balaikota jalan wastu kencana Bandung. Kegiatan Rakor di ikuti oleh Dandim 0618/BS Kolonel Inf Sugiyono, Pasiter Kodim 0816/BS Kapten Inf Alek Gaol, perwakilan dari Polrestabes, Dinkes, Dishub, Satpol PP, Pemkot, KPA, Diskominfo dan Rumah Cemara. Kegiatan Rakor berlangsung lancar dan tertib. ( Gun Tim Kreatif )

Dandim 0618/BS Pimpin Rakor Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) 2016 Kota Bandung